Seiringdengan upaya mempersatukan perguruan pencak silat di Indonesia dalam wadah organisasi IPSI, maka Yiusika ikut mendaftarkan diri menjadi anggota IPSI pada saat Kongres IPSI ke-4 tahun 1973. termasuk Belanda dan Singapura. PSN Perisai Putih memiliki tiga sumbu keilmuan, yaitu sumbu Surabaya, sumbu Jakarta, dan sumbu Makassar
SingaporeSilat Federation or also known as Persekutuan Silat Singapura (PERSISI) was formed in 1976 and is registered with the Registry of Societies (UEN Number S76SS0039A). PERSISI has been successfully registered and renewed with Institution of a Public Character (IPC000526) yearly, and received its Charity status under the Charities Act since April 2011.
Organisasiyang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Pesekutuan Pemcak Silat Antar bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi. Ada pengaruh yang kuat dari aliran agama dan suku dalam pencak
Pencaksilat merupakan salah satu jenis kesenian dan juga olahraga yaitu seni bela diri yang berasal dari Asia Tenggara di antaranya Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina, Thailand, dan juga Indonesia Negara kita. Pencak silat ini merupakan tradisi kesenian yang di sebar melalui tradisi Melayu Nusantara.
Setelahzaman kemerdekaan, silat berkembang menjadi ilmu bela diri formal. Organisasi silat nasional dibentuk seperti Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Indonesia, Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (PESAKA) di Malaysia, Persekutuan Silat Singapore (PERSIS) di Singapura, dan Persekutuan Silat Brunei Darussalam (PERSIB) di Brunei.
8rEZGE. - Nama organisasi PSHT tentu tidak lagi asing di telinga Anda. Persaudaraan Setia Hati Terate kembali menjadi sorotan usai terjadinya aksi bentrok di Jalan Tamansiswa, Kemanten Umbulharjo, Yogyakarta. Sekilas mengenai profil PSHT Jogja bisa Anda cermati di artikel ini. Secara organisasional, PSHT sendiri merupakan bagian dari Ikatan Pencak Silat Seluruh indonesia atau IPSI. Telah berdiri sejak tahun 1922, berikut penjelasan mengenai profil terkait dengan organisasi yang cukup terkenal ini. Profil PSHT Jogja Berdiri sejak tahun 1922, organisasi ini diinisiasi oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo, yang merupakan murid dari Ki Ageng Surodiwiryo. Yang belakangan disebut adalah pendiri Persaudaraan Setia Hati di Winongo, Madiun. Baca Juga Profil Lengkap Mulan Jameela, Istri Ahmad Dhani Seorang Politikus dan Penyanyi, Sempat Dituding Jadi Orang Ketiga Perguruan pencak silat ini memiliki lebih dari 7 juta anggota, dan tersebar di 236 kabupaten dan kota di seluruh indonesia. Anggota dari PSHT kemudian disebut dengan warga’, sehingga cukup mudah dikenali ketika organisasi ini melakukan aktivitas di sebuah daerah. Anggota dari PSHT kemudian diajarkan ilmu bela diri, serta kerohanian atau budi luhur. Dilansir dari situs resmi PSHT, setidaknya terdapat tiga ajaran yang berkaitan dengan hati, serta hubungan kepada sesama manusia dan Tuhan. Ketiga ajaran tersebut adalah sebagai berikut 1. Ajaran Setia Hati Ajaran ini terkait dengan upaya mendekatkan hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam semesta. Baca Juga Bikin Gemes? Begini Perlakuan Manis Emil Dardak kepada Arumi Bachsin saat Video Call 2. Ajaran Budi Luhur Ajaran ini diarahkan untuk mengembangkan perpaduan kekuatan pikiran, perasaan, dan tekad setiap siswa maupun warga agar mampu memberikan manfaat yang lebih baik lagi keluarga dan masyarakat dari keluhuran budi pekertinya. 3. Gerakan Budi Luhur Pada ajaran ini, PSHT terus berupaya ikut memayu hayuning bawono’ dalam upaya mewujudkan masyarakat nyaman, adil, makmur, dan sejahtera lahir batin. Kontroversi yang Dibuat PSHT terlibat tawuran dengan kelompok suporter PSIM, Brajamusti di Jalan Tamansiswa, Yogyakarta pada Minggu 4/6/2023 malam. Insiden tersebut membuat kawasan ramai wisatawan itu mencekam. Keesokan harinya, kedua kelompok sepakat untuk sepakat menjaga kondisi Jogja agar tetap kondusif. "Atas kejadian itu saya pertama minta maaf kepada Bapak Gubernur. Kedua kepada masyarakat Jogja, saya betul-betul minta maaf karena ini di luar kemampuan kami dan saya sudah berusaha membendung. Jangan sampai terjadi permasalahan di wilayah hukum Yogyakarta tapi saya tidak kuasa," kata Ketua Cabang PSHT Bantul Tri Jaka Santosa di Mapolda DIY, Senin 5/6/2023. Sementara itu, Biro Hukum Brajamusti, Baskara turut meminta maaf mewakili kelompoknya atas peristiwa tawuran tersebut. Ia meminta semua Brajamusti untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu tak benar di luar sana. "Kami mau mengucapkan mohon maaf yang sebesar-sebesarnya khususnya kepada rakyat Jogja, kepada PSHT seluruhnya, bahwa dalam kesempatan ini kami mau menyampaikan bahwa kita semua sudah berdamai, kita sudah sepakat untuk seduluran selawase seperti yang disampaikan oleh bapak Tri Jaka tadi," ucap Baskara. Itu tadi sekilas profil PSHT Jogja yang bisa dibagikan dalam artikel singkat ini. Kontributor I Made Rendika Ardian
organisasi pencak silat di singapura